Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu

_*HIKMAH PAGI*_

BERBUAT BAIK KEPADA KEDUA ORANG TUA

Bagian Delapan ( _Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu_ )


أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ فَقَالَ هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا

_Bahwa Jahimah datang kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan berkata; wahai Rasulullah, saya ingin berperang dan datang untuk minta petunjukmu, beliau bertanya: "Apakah engkau masih memiliki ibu?" ia menjawab; ya, beliau bersabda: "Jagalah ia, karena surga itu dibawah kakinya."_ (HR. Nasa'i : 3053)

Subhanallah.. Alhamdulillah...
Kita belajar senang datang dan berkunjung kepada Ahli ilmu dan membantu perjuangannyanya, apa yang bisa dibantu serta minta petunjuk kepada Nabi atau Ulama. Sebagaimana shahabat dalam hadits diatas, ia datang dan mengajukan diri ingin membantu perjuangan Nabi untuk berjihad di jalan Allah dan minta petunjuknya.

Nabi menganjurkan kepada shahabat tersebut untuk tidak ikut jihad perang, dan Nabi menganjurkan untuk berbakti kepada ibunya, karena surga berada dibawah telapak kaki ibu.

Kita terus berusaha berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua, terlebih kepada ibu. Karena hadits ini menunjukkan bahwa berbakti kepada kedua orang tua juga merupakan jihad.

Mayoritas Ulama berpendapat bahwa maksud surga dibawah telapak kaki ibu adalah bentuk kiasan. Yakni kita berusaha terus untuk senantiasa melayani, merawat, berkata sopan santun dan bentuk bakti lainnya serta memperhatikan urusannya.

Kita berusaha terus untuk meraih surga dengan cara mencari keridhoan ibu. Hal ini bisa dicapai dengan berbakti kepadanya, tidak menyakiti dan tidak durhaka kepadanya.

Dibawah kakinya adalah bentuk kinayah dari puncak ketundukan dan kerendahan diri kita kepada kedua orang tua, khususnya ibu.

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

_Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil."_ ( QS. Al-Isrā : 24 )

Kita terus belajar bersyukur kepada Allah dan kepada kedua orang tua kita. Syukur kepada Allah dalam bentuk keta'atan kita kepada Allah karena telah diberi nikmat iman, islam. Dan syukur kepada kedua orang tua kita dalam bentuk berbuat baik kepada keduanya atas jerih payahnya merawat, mendidik dan mengasuh kita sejak kecil.

أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

_"Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu."_ ( QS. Lukman : 14)

Yaa Allah.. Ampuni kami..
Terimalah amal baik kami..
Dan bimbing kami semua kejalan yang lurus. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin

_Semoga bermanfaat_