BERBUAT BAIK KEPADA KEDUA ORANG TUA

_*HIKMAH PAGI*_

BERBUAT BAIK KEPADA KEDUA ORANG TUA

Bagian Lima ( _Bertambah Umur Dan Rizki_ )

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِي عُمْرِهِ وَيُزَادَ لَهُ فِي رِزْقِهِ فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

_Dari Anas bin Malik berkata; Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : "Barangsiapa yang senang untuk dipanjangkan umurnya dan ditambah rizkinya, maka berbuat baiklah terhadap kedua orang tuanya dan menyambung tali kerabatnya"._ (HR. Ahmad : 13309)

Subhanallah.. Alhamdulillah..
Hadits ini menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW memberi kabar, siapa saja yang senang untuk dipanjangkan umur dan ditambah rizkinya, maka kita hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua kita dan menyambung silaturrahim kepada kerabat mereka.

Kita berusaha terus untuk selalu berbuat baik kepada kedua orang tua kita dengan cara berkunjung, beri harta, berkata sopan santun, tidak lebih keras nada bicaranya, tidak menyakiti hatinya, dll, serta menyambung tali silaturahmi kepada kerabat dekatnya dengan cara berkunjung ke rumah kerabat mereka.

Kita belajar meyakini bahwa berbakti kepada kedua orang tua dan menyambung tali silaturahmi merupakan perbuatan mulia dan akan memberikan manfaat besar bagi kita, seperti ditambahkannya umur kita.

Sebagian Ulama menafsirkan bahwa bertambahnya ( _ziyaadah_ ) umur adalah bertambahnya keberkahan umur kita, usianya semakin hari semakin berkah dengan banyaknya amal sholeh, dicintakan kepada keimanan, dibencikan pada kekafiran, dll.

Namun ada juga yang menafsirkan dengan bertambah umur secara hakiki dengan tidak menafikan ayat-ayat Al Qur'an yang menjelaskan ajal manusia sudah ditentukan, tidak bisa maju dan tidak bisa dimundurkan.

Kita belajar meyakini bahwa berbakti kepada kedua orang tua dan menyambung tali silaturahmi merupakan perbuatan mulia dan akan memberikan manfaat besar bagi kita, seperti ditambahkannya rizki kita.

Tambahan rizki tidak selalu sesuai dengan yang kita kehendaki tetapi pasti sesuai kebijaksanaan Allah. Misalnya : diberi ampunan, ketenangan beribadah, barokah umurnya, keluarga yang sakinah atau diselamatkan dari bahaya. Itu semua adalah rizki dari Allah. Tidak harus harta atau jabatan. _Wallahu a'lam._

Kita bersyukur kepada Allah jika dimampukan untuk berbakti kepada kedua orang tua serta silaturahmi kepada kerabat dan terhindar dari durhaka kepada mereka.

Kita terus mohon ampun kepada Allah atas dosa kita pada umumnya dan terlebih kepada kedua orang tua. Serta selalu mohon agar orang tua diampuni segala kesalahannya.

Yaa Allah.. Ampuni kami..
Terimalah amal baik kami..
Dan bimbing kami semua kejalan yang lurus. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin

_Semoga bermanfaat_